Antisipasi Dampak Asap Kebakaran TPA Jatiwaringin, Puskesmas Sukadiri Buka Posko Kesehatan di Desa Gintung
SUKADIRI — Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Sukadiri bergerak cepat menanggapi bencana kemaslahatan umat dengan mendirikan posko kesehatan gratis bagi warga yang terdampak kebakaran Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin. Posko yang mulai beroperasi pada Rabu, 1 Juli 2026 ini berlokasi strategis di Desa Gintung RT.25/ RW.04, wilayah yang menerima dampak kepulan asap paling parah dari insiden kebakaran tersebut. Langkah darurat ini diambil untuk mengantisipasi lonjakan gangguan kesehatan pada warga, khususnya terkait infeksi saluran pernapasan.
Kepala Puskesmas Sukadiri menyatakan bahwa posko kesehatan ini akan bersiaga penuh dengan mengerahkan tim medis yang terdiri dari dokter, perawat, serta petugas medis lain. Pelayanan kesehatan ini dibuka secara cuma-cuma bagi seluruh lapisan masyarakat, mulai dari balita hingga lansia yang mengeluhkan sesak napas, mata perih, ataupun pusing akibat menghirup udara yang tercemar asap sampah. Selain memberikan pengobatan, tim medis juga aktif memantau kondisi vital warga yang datang untuk memastikan tidak ada kasus darurat yang terlambat ditangani.
Berdasarkan data pemeriksaan hari pertama, mayoritas warga yang berkunjung ke posko mengeluhkan gejala Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Asap pekat yang membawa partikel berbahaya dari material sampah yang terbakar dinilai menjadi pemicu utama menurunnya kualitas udara di Desa Gintung. Pihak Puskesmas juga mengonfirmasi telah menyiapkan stok obat-obatan yang cukup, tabung oksigen portable untuk penanganan sesak napas akut, serta cairan pembersih mata untuk mengatasi iritasi.
Tidak hanya memberikan layanan kuratif atau pengobatan, petugas Puskesmas Sukadiri juga gencar melakukan aksi preventif dengan membagikan ratusan masker medis kepada warga sekitar. Petugas menyisir pemukiman warga untuk mengedukasi mereka tentang pentingnya memakai masker saat beraktivitas di luar ruangan dan membatasi anak-anak bermain di area terbuka selama kabut asap masih pekat. Warga juga diimbau untuk selalu menjaga kecukupan konsumsi air putih guna membantu mengencerkan lendir dan membersihkan tenggorokan dari partikel debu asap.
Pemerintah Desa Gintung menyampaikan apresiasi yang mendalam atas respons taktis dan cepat dari Puskesmas Sukadiri ini. Keberadaan posko ini dinilai sangat membantu menenangkan warga yang sempat panik akibat paparan asap yang kian memburuk sejak malam hari sebelumnya. Rencananya, posko kesehatan darurat ini akan terus disiagakan di lokasi sampai kondisi kebakaran di TPA Jatiwaringin benar-benar dapat dipadamkan sepenuhnya oleh tim pemadam kebakaran dan kualitas udara kembali dinyatakan aman untuk kesehatan masyarakat.
(Puskesmas Sukadiri/Promkes/aw)
Nomor: PR/66-PKM-SKD/VII/2026
Berita Lainnya
-
14 Jul 2026
Pelayanan Prima! Indeks Kepuasan Masyarakat UPTD Puskesmas Sukadiri Tahun 2025 Raih Predikat "SANGAT BAIK"
SUKADIRI – UPTD Puskesmas Sukadiri sukses menunjukkan komitmen nyata dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan kepada ...
-
11 Jul 2026
Peduli Kesehatan Petugas, Puskesmas Sukadiri Buka Posko Kesehatan di TPA Jatiwaringin
TANGERANG – Puskesmas Sukadiri bergerak cepat menunjukkan kepeduliannya terhadap kesehatan para petugas lapangan dengan mendirikan ...
-
11 Jul 2026
Persiapkan Binwil Desa Karangserang, Puskesmas Sukadiri Gelar Pembinaan Khusus bagi Ibu-Ibu Kader
SUKADIRI – Dalam rangka mematangkan persiapan penilaian Pembinaan Wilayah (Binwil), Puskesmas Sukadiri menggelar kegiatan pembinaan ...
-
08 Jul 2026
Antisipasi Dampak Asap, Puskesmas Sukadiri Buka Posko Kesehatan untuk Manggala Agni di TPA Jatiwaringin
TANGERANG – Puskesmas Sukadiri secara sigap mendirikan Posko Kesehatan di kawasan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) ...
-
05 Jul 2026
Kebakaran TPA Jatiwaringin Belum Padam, Puskesmas Sukadiri Konsisten Buka Posko Kesehatan Hari Minggu
GINTUNG – Meski memasuki hari libur akhir pekan, Puskesmas Sukadiri tetap menyiagakan pelayanan kesehatan dengan ...