Perkuat Sinergi, Puskesmas Sukadiri Gelar Pertemuan Lintas Sektor Skrining TB dan Kusta Terintegrasi CKG
SUKADIRI – Dalam upaya menekan angka penyebaran penyakit menular di wilayah kerja, Puskesmas Sukadiri menggelar Pertemuan Koordinasi Lintas Sektor Skrining Tuberkulosis (TB) dan Kusta Terintegrasi CKG pada hari ini, Rabu (3/6). Kegiatan yang berlangsung di aula pertemuan ini dihadiri oleh berbagai unsur penting kecamatan, mulai dari jajaran instansi pemerintahan, kader kesehatan, hingga tokoh masyarakat.
Pertemuan ini bertujuan untuk menyamakan persepsi, membangun komitmen bersama, serta menyusun strategi deteksi dini (skrining) kasus TB dan Kusta secara terintegrasi melalui pendekatan gerakan bersama masyarakat.
Kolaborasi Tanpa Batas demi Derajat Kesehatan Masyarakat
Kepala Puskesmas Sukadiri menegaskan bahwa penanganan penyakit menular seperti TB dan Kusta tidak bisa hanya mengandalkan sektor kesehatan semata. Peran aktif dari lintas sektor—termasuk camat, kepala desa, TP-PKK, Babinsa, Bhabinkamtibmas, dan kader kesehatan—sangat krusial dalam menemukan kasus secara dini di lapangan.
"Skrining terintegrasi ini adalah langkah jemput bola. Semakin cepat kita menemukan gejala TB atau Kusta di masyarakat, semakin cepat pengobatan bisa diberikan, sehingga rantai penularan dapat kita putus bersama," ujarnya dalam sambutan pembukaan.

Fokus Utama Kegiatan
Ada beberapa poin strategis yang disepakati dalam pertemuan koordinasi hari ini, di antaranya:
Peningkatan Kapasitas Kader: Mengedukasi kader kesehatan agar mampu mengenali gejala awal TB dan Kusta secara tepat saat melakukan kunjungan rumah.
Optimalisasi Skrining Terintegrasi: Memanfaatkan momentum pemeriksaan kesehatan untuk menyaring potensi kasus TB dan Kusta sekaligus, guna efisiensi waktu dan hasil yang maksimal.
Eradikasi Stigma Negatif: Mengajak seluruh lintas sektor untuk mengedukasi masyarakat agar tidak mengucilkan penderita TB maupun Kusta, karena kedua penyakit tersebut bisa disembuhkan total jika ditangani sejak dini.
Dukungan Penuh Lintas Sektor
Pihak Kecamatan Sukadiri yang hadir dalam acara tersebut menyatakan dukungan penuhnya terhadap program ini. Mereka siap menggerakkan aparatur desa hingga tingkat RT dan RW untuk mengawal berjalannya skrining terintegrasi ini agar mencakup seluruh lapisan masyarakat, terutama kelompok yang rentan.
Acara ditutup dengan sesi diskusi interaktif dan penandatanganan komitmen bersama sebagai bukti nyata bahwa seluruh elemen masyarakat Sukadiri siap bergerak bersama mewujudkan wilayah yang bebas dari TB dan Kusta.
(Puskesmas Sukadiri/Promkes/aw)
Nomor: PR/56-PKM-SKD/VI/2026
Berita Lainnya
-
12 Jun 2026
Jaga Kesehatan di Usia Senja, Puskesmas Sukadiri Gelar Senam Lansia di Desa Mekarkondang
MEKARKONDANG – Dalam upaya meningkatkan kualitas hidup dan menjaga kebugaran warga usia lanjut, UPTD Puskesmas ...
-
05 Jun 2026
Tingkatkan Kesehatan Ibu dan Anak, Puskesmas Sukadiri Gelar Kegiatan KPKIA di Desa Pekayon
SUKADIRI – Puskesmas Sukadiri terus berkomitmen untuk menurunkan angka kematian ibu dan bayi serta mencegah ...
-
05 Jun 2026
Edukasi Ibu Hamil, Puskesmas Sukadiri Gelar Penyuluhan Manfaat Tablet Tambah Darah
SUKADIRI – Dalam upaya menekan angka anemia pada ibu hamil dan mencegah risiko stunting sejak ...
-
03 Jun 2026
Perkuat Sinergi, Puskesmas Sukadiri Gelar Pertemuan Lintas Sektor Skrining TB dan Kusta Terintegrasi CKG
SUKADIRI – Dalam upaya menekan angka penyebaran penyakit menular di wilayah kerja, Puskesmas Sukadiri menggelar ...
-
03 Jun 2026
Siapkan Generasi Sehat, Puskesmas Sukadiri Rutin Gelar Pembinaan Calon Pengantin di KUA
TANGERANG – Puskesmas Sukadiri terus berkomitmen mewujudkan keluarga yang sehat dan berkualitas melalui Kegiatan Pembinaan ...