Warga Desa Pekayon Antusias Ikuti Tracing TB Terintegrasi dan Cek Kesehatan Gratis dari Puskesmas Sukadiri
SUKADIRI — Upaya menekan angka penyebaran Tuberkulosis (TB) terus digencarkan di tingkat akar rumput. Tim kesehatan dari Puskesmas Sukadiri menggelar kegiatan Tracing TB Terintegrasi dan Cek Kesehatan Gratis yang dipusatkan di wilayah Desa Pekayon pada Rabu, 16 September 2026.
Kegiatan jemput bola ini menyasar lebih dari 100 warga, mulai dari kelompok rentan, kontak erat pasien TB, hingga masyarakat umum yang ingin memeriksakan kondisi kesehatan dasarnya.
Kepala Puskesmas Sukadiri menyampaikan bahwa kegiatan terintegrasi ini dirancang agar masyarakat tidak hanya mendapatkan skrining batuk/gejala TB secara spesifik, tetapi juga akses pemeriksaan kesehatan umum seperti pengukuran tekanan darah, cek gula darah, dan konsultasi medis ringan.
"Tracing TB tidak cukup hanya menunggu pasien datang berobat ke fasilitas kesehatan. Lewat kegiatan terintegrasi ini, kita sisir potensi penularan secara dini sekaligus memberikan layanan preventif kesehatan dasar bagi warga Desa Pekayon," ujar perwakilan tim medis Puskesmas Sukadiri di lokasi kegiatan.
Rangkaian Layanan dalam Kegiatan:
Skrining & Tracing TB: Identifikasi gejala batuk kronis, penelusuran kontak erat serumah/sekitar kasus TB, hingga edukasi etika batuk dan pencegahan penularan di rumah.
Cek Kesehatan Gratis (General Check-up): Screening tekanan darah (lansia/produktif), pemeriksaan gula darah sewaktu (GDS), dan konsultasi keluhan umum.
Edukasi & Konseling: Penjelasan pentingnya kepatuhan minum obat bagi pasien dalam pantauan serta penghapusan stigma negatif terhadap penderita TB.
Warga Desa Pekayon menyambut positif program ini. Kehadiran tim medis di lingkungan tempat tinggal memudahkan warga—khususnya lansia—mendapatkan akses layanan kesehatan tanpa harus menempuh jarak jauh ke puskesmas induk.
Melalui kegiatan ini, Puskesmas Sukadiri optimis penemuan kasus TB secara dini (case finding) dapat ditingkatkan sehingga pengobatan bisa segera diberikan sebelum terjadi penularan yang lebih luas di tengah keluarga dan lingkungan sekitar.
(Puskesmas Sukadiri/Promkes/aw)
Nomor: PR/85-PKM-SKD/IX/2026
Berita Lainnya
-
24 Sep 2026
Siaga Pelayanan Umat, Pos Kesehatan Puskesmas Sukadiri Kawal Haul Akbar Syekh Abdul Qodir Al-Jaelani di Al-Istiqlaliyah
TANGERANG — Ribuan hingga ratusan ribu jemaah memadati kawasan Pondok Pesantren Al-Istiqlaliyah, Cilongok, Pasar Kemis, ...
-
24 Sep 2026
Puskesmas Sukadiri & Dinkes Gelar Survei Migrasi Malaria untuk Taruna Poltekpel Banten
TANGERANG — Upaya antisipasi penularan kasus malaria terus digencarkan di Kabupaten Tangerang. Puskesmas Sukadiri berkolaborasi ...
-
17 Sep 2026
Warga Desa Pekayon Antusias Ikuti Tracing TB Terintegrasi dan Cek Kesehatan Gratis dari Puskesmas Sukadiri
SUKADIRI — Upaya menekan angka penyebaran Tuberkulosis (TB) terus digencarkan di tingkat akar rumput. Tim ...
-
07 Sep 2026
Antisipasi Debu Vulkanik Krakatau, Puskesmas Sukadiri Imbau Warga Pakai Masker
SUKADIRI — Puskesmas Sukadiri menyiagakan langkah antisipasi guna mengusahakan keselamatan warga dari sebaran abu vulkanik ...
-
03 Sep 2026
PUSKESMAS SUKADIRI GELAR TRACING TB TERINTEGRASI CKG DI DESA MEKARKONDANG
TANGERANG — Puskesmas Sukadiri terus memperkuat upaya penanggulangan penyakit menular di wilayah kerjanya. Melalui program ...